Langsung ke konten utama

Akhir di Kampung Damai

Untuk guru-guruku, terima kasih semua yang telah kau berikan, memberikan semua kasih sayangmu, ilmu-mu
semua itu aku tidak dapat menghitungnya.
Aku masih menginggat dulu, saat pertama kali aku menjejakkan kaki di kampung damai ini, aku merasakan hati ini benar2 damai.
Aku benar2 bersyukur dapat mengecap pengalaman yang indah ini, bersama teman, guru-guru,,
dan kedepan aku akan mendapat teman yang baru lagi, memulai perjuangan yang lebih berat lagi, dan aku harus tabah dengan semua hal yang akan melumpuhkan aku.
Untuk Rabbi-ku Terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Leaflet Kebutuhan Gizi dan Nutrisi Pada Ibu Hamil

Leaflet Tanda Bahaya Pada Ibu Hamil

Persiapan untuk memperoleh hasil yang baik diperlukan ketekunan dan kerja keras.

Aku Bersyukur Tidak Menghabiskan Hidup Denganmu

Ini tentang akhir kisah setelah kebersamaan bersama seseorang, yang aku tulis pada tanggal   10 Februari 2019.             Kamu tidak akan mampu memaksakan seseorang untuk peduli kepadamu, tidak akan mampu. Tidak semua rasa harus sama Aku telaah dari hari ke hari, aku yang berusaha terlalu keras, berjuang tanpa henti. Saatnya aku mundur beberapa langkah dan mencari kesibukan yang lebih berarti.             Memang mencintai itu tanpa syarat, tetapi sampai kapan itu semua berlabuh ke tempat yang salah. Saat ini aku tidak tau apakah hatiku berlabuh pada tempat yang tepat. Ada banyak pertanyaan terus datang di kepala ku, sampai kapan aku terus saja merasa terpuruk? Aku harus keluar dari keadaan ini dan menemukan jalan yang lebih pasti. Saat ini aku menunggu, ada 18 hari lagi, aku siap untuk itu, siap dengan semua jawaban. Siap dengan semua resiko yang akan aku ...